Halo Yogya : Profil Sekar Kencana Canary Bird Farm


Bersih, tenang & nyaman begitulah kesan awal kami ketika berkunjung ke peternakan Burung Kenari Sekar Kencana Canary “SKC JGJ BF” milik Om Anggasona yang berlokasi di perumahan Soka Asri, Kadisoka, Purwomartani, Kalasan – Sleman, Yogyakarta. Sekitar jam 9 pagi kami tiba, tampaknya aktivitas Om Angga sudah hampir selesai namun beliau langsung menyambut kami dengan hangat & bersahabat yang berlanjut pada obrolan ringan terlebih dahulu di ruangan samping yang biasa digunakan untuk beraktivitas sambil menyelesaikan sisa pekerjaannya.

CIMG8715Kamipun langsung diajak melihat-lihat ruangan ternak burung kenarinya, tampak beberapa indukan kenari sedang meloloh anakan, ada yang lagi angkrem ada pula yang lagi jodohan/proses kawin, lalu ada pula -/+ 20 ekor anakan yang habis dipanen yang infonya separuh dari anakan tersebut minggu depan siap dikirim ke beberapa pemesan yang ada diluar kota Yogyakarta, seperti Jakarta, Majalengka, Cirebon, Muntilan, Bekasi, Pasuruan, Lamongan dan Gresik. Karena menurut Om Angga, khusus anakan memang tidak pernah dijual ready, artinya jika ada pembeli yang berminat dengan hasil breedingnya maka harus indent terlebih dahulu karena Om Angga sendiri mengutamakan kualitas pada piyikan yang siap di pesan, biasanya pelanggan yang sudah menjadi member akan mendapatkan pelayanan yang ekstra,itupun juga harus melalui seleksi karena Om angga sendiriri menerapkan sistem 1 pelanggan 1 artinya beliau tidak menerima partai borongan.

Om Angga termasuk orang yang supel atau mudah akrab, dengan santai beliau mulai bercerita dari awal perjalanan beternaknya kepada kami. Munurut penuturan Om Angga, pada waktu dulu memulai (sekitar November 2011) hanya bermodalkan uang 5 juta rupiah. Uang tersebut digunakan untuk membeli 1 ekor kenari pejantan F1Ys dengan 3 ekor kenari betina jenis AF, lalu untuk membeli beberapa sangkar serta kelengkapan lainnya untuk memulai ternaknya.


Kenyaman Kunci Keberhasilan 

1606467_386582001495779_4027183122974003978_oTidak perlu lama menunggu, kurang dari 1 bulan dari beberapa ekor materi ternak tadi sudah ada yang mulai produksi lalu dipanen, dan hasil anakan tersebut langsung dijual via online yang pada waktu tersebut Om Angga memanfaatkan media jual beli di beberapa forum salahsatunya adalah Kaskus. Pada waktu tersebut Om Angga menjual anakan dengan harga Rp. 250.000,- / ekor untuk silangan F1YS x AF dan ternyata antusias pembeli cukup ramai.

Mulai dari situlah Om Angga lebih fokus lagi dalam mengembangkan peternakannya, beberapa ekor betina dan pejantan pun mulai di adopsi untuk memenuhi permintaan calon pembeli yang justru pada waktu itu lebih banyak peminat dari luar kota, seperti dari Kota Bekasi, Jakarta, Bandung, dan beberapa kota di Jawa Timur. Beberapa materi pun ditambah khususnya untuk kenari calon indukan betina AF – F1YS. Pada waktu tersebut (pertengahan 2012) sudah terbilang komplit materi indukan yang dimiliki oleh Om Angga di SKC JGJ BF.

Setelah ngobrol cukup lama didapatlah info bahwa sebenarnya Om Angga bukanlah asli kota Yogyakarta, melainkan dari kota Belinyu “Bangka – Belitung”. Sosok Om Angga (kelahiran thn 1984) sudah sejak tahun 2013 sudah mulai menetap di kota Yogyakarta, yang dimulai dengan aktivitas kuliah disalah satu Universitas Swasta.

Namun nasib berkata lain, kuliah tidak sampai selesai, Om Angga justru nekat lebih memilih kesibukan “mencari uang”, yang awalnya dimulai dengan jual beli Batik Kuno lalu diteruskan dengan mengembangkan beternak Burung Kenari. Namun menurut Om Angga keputusan tersebut bukanlah pilihan yang mudah, tapi tentu hidup harus ada pilihan, agar jalan kedepan jauh lebih mudah, jauh lebih fokus. Akhirnya kuliah yang jadi korbannya dan bisnis yang jadi pilihan utamanya, tapi semua keputusan jelas ada konsekuensi masing-masing.

CIMG8616Setelah beberapa kali produksi Om Angga (kira-kira pertengahan tahun 2012) mulailah dengan resmi menggunakan RING sebagai indentitas peternakannya untuk anakan hasil produksi. Dipilihlah nama SKC JGJ BF sebagai ID ringnya. SKC JGJ BF sendiri adalah kepanjangan nama dari Sekar Kencana Canary – Jogja – Bird Farm, yang diambil dari nama anak pertama Om Angga yaitu Sekar Kencana Anandasona. Selain sebagai ciri khas, ring yang di keluarkan Om Angga kepada setiap anakan burung kenari juga sebagai identitas, dimana tiap-tiap burung yang sudah laku di pasaran sudah terlebih dahulu melalui tahap dokumentasi mulai dari silsilah, jenis dan bahkan sampai dengan foto burung tersebut , hal ini dilakukan karena  beliau mengutamakan informasi yang tepat kepada para konsumen dengan apa yang di pasarkannya, “ jadi jangan perlu khawatir untuk menjadi konsumen dari hasil breeding kami karena semua datanya sudah di dokumenkan secara rinci dan dapat pula di akses melalui media internet  “ Cloteh Om Anggasona di sela-sela wawancara.

Ring SKC JGJ BF

Setelah resmi menggunakan ring SKC JGJ BF, produk anakan kenari makin banyak dipesan rekan-rekan khususnya luar kota Yogyakarta. Perlahan saya mulai mencicipi buah kerja keras selama ini. Dari hasil ternak kenari inilah, saya bisa menghidupi keluarga kecil saya, mulai menabung, dan yang tak kalah penting menambah seekor pejantan lagi, yaitu F3 YS dan saya makin fokus lagi untuk mengembangkan ternak kenari.

Selama menjalani usaha ternak kenari, menurut Om Angga memang ada beberapa kendala utama ketika dulu baru memulai berternak, beberapanya yaitu indukan yang terkadang sulit jodoh, bertelur tapi tidak jadi (pembuahan tidak sempurna/tidak isi), menetas tapi mati, fase mabung, dllnya, tapi hal tersebut seiring waktu berjalan bisa teratasi dengan sendirinya, yang terpenting kita selaku perawatnya mau belajar dan mencari tau sebabnya apa dan solusinya seperti apa.

Dari cerita Om Angga ini jika kami melihat hasil saat ini memang sudah berkembang pesat, hal ini bisa dilihat dari koleksi beberapa indukan betina  yang sudah bervariasi, tapi yang terpenting disini adalah hampir sebagian besar materi betina yang digunakan adalah hasil produksi sendiri, mulai dari jenis AF (F1Ys x AF, F2Ys x AF, F3Ys x AF) & F1Ys – F2Ys. Tentu untuk mencapai hal ini perlu proses panjang dan butuh kesabaran. Selain itu juga Om Angga memiliki calon indukan kenari YS (Yorkshire) betina yang infonya nanti mau dikawin silangkan dengan salahsatu kenari prestasi koleksinya.

Beberapa Koleksi Indukan Betina F2Ys dan AF F3Ys x AF

Untuk saat ini harga dari anakan hasil produksi Om Angga dipatok variatif, mulai dari 500 – 1.5 jt/ekor untuk jenis AF dari silangan F2Ys x AF dan F3YS x AF, namun terkadang harga yang sering dikeluarkan adalah harga 700rb, 800rb, 1 jt, 1.2 jt & 1.5 jt / ekor / usia 30 -45 hari. Harga ini menjadi variasi karena Om Angga menilai harga anakan masih dari body & posturnya, terus bakat serta melihat materi indukan pejantan/betina yang digunakan. Untuk anakan seri F Om Angga mengakui saat ini sedang mulai mencoba produksi lagi, karena kemarin lama vakum karena Pejantan YS mabung.

Beberapa anakan Kenari AF yang siap dikirim ke pemesan diluar kota Yogyakarta dalam minggu ini

Om Angga juga mulai bulan Agustus 2014 kemarin ini, untuk setiap pembelian anakan kenari di farmnya, maka akan selalu dilengkapi dengan SERTIFIKAT TETASAN. Hal ini dilakukan Om Angga agar semakin membuat semua pelanggan/pembeli merasa nyaman membeli anakan SKC JGJ BF. Di sertifikat tetasan tersebut sudah dilengkapi dengan asal-usul silangan/trah indukan, no urut ring, dan keterangan penting lainnya, semakin memudahkan pembeli dalam mengecek silangan, usia dan hal lainnya.

Sertifikat Tetasan Anakan SKC JGJ BF milik Om Anggasona

Diversifikasi Produk: Jual Beli Burung Kenari    

Kepuasan dalam beternak ternyata belum membuat Om Angga puas dalam 1 bidang saja, selain menggeluti breeding, Om Angga juga mengembangkan jual beli burung kenari yang tentunya diluar produk Om Angga sendiri, mulai dari betina siapan sampai kenari pejantan F1 YS, F2 YS, dan F3 YS. Biasanya saya beli dari rekan-rekan terdekat yang memang bisa dipercaya. Sebagian lagi hunting ke beberapa lokasi di Jogja. Hal ini dilakukan Om Angga dengan sebab permintaan konsumen berbeda-beda. Ada yang ingin membeli anakan saja, tapi ada juga yang ingin mencari calon indukan untuk diternak. Terkadang ada yang pesan betina saja, atau pejantan saja.

Harga pun dipatok bervariasi, jika untuk dewasa/pejantan F1YS mulai dari harga 2.2 – 3.5 jt / ekor, dewasa/pejantan F2YS mulai 3.5 – 6 jt / ekor, betina AF mulai 500 – 1.5 jt / ekor, betina F1Ys mulai 1.5 – 2 jt’an, dllnya. Variatiflah, semua harga sulit mematok pastinya, karena masih melihat body/postur, kondisi kesiapan dan hal lainnya, seperti itulah obrolan dari Om Angga yang terlihat sudah matang sekali berbisnis dalam dunia kenari.

Beberapa sample burung kenari yang sudah laku yang terpajang di website Sekar Kencana Canary

Mulai Berpartisipasi Dalam Lomba Burung Berkicau 

Tepatnya tgl 27 Mei 2014, sepertinya tanggal ini menjadi awal mula Om Angga mulai melebarkan sayapnya di dunia perkenarian. Bermula dari ajakan Om Yogi salah satu kerabat dekat, mengajak membawa salah satu kenari pejantannya yaitu jenis F3YS turun lomba di LATPRES SAMBEGO, dan dari keisengan tersebut  tampil perdana langsung masuk nominasi juara 6 dari 58 peserta.

Satu persatu prestasi mulai diraih dari F3YS tersebut yang oleh Om Angga diberi nama PESONA KENCANA, yang hingga saat ini masih moncer, mulai turun tgl 27 Mei 2014 – terakhir tgl 04 Oktober 2014 sudah ada 26 sertifikat prestasi + thropy yang diraih di arena lomba burung berkicau Yogyakarta seperti di Sambego, Bodem, TKKM & KMYK di Taman Kuliner serta di PBBK Krajan – Godean. Yang menjadi ciri khas PESONA KENCANA adalah volume nya yang tembus ditambah dengan  variasi lagu dan tembakan yang oke punya, gaya main anteng geleng kepala kiri kanan sambil pindah tangkringan.

Selain PESONA KENCANA, Om Angga juga memiliki satu koleksi kenari prestasi juga yaitu kenari dengan jenis YS (Yorkshire) Inggris 2013 yang diberi nama BULLDOZER. Sama halnya dengan PESONA KENCANA, si BULLDOZER ini juga berawal dari mencoba dan tampil perdana tgl 19 Agustus 2014 langsung pulang dengan prestai koncer C (no 3) di LATBER SAMBEGO. Hingga saat ini sudah ada 9 sertifikat prestasi yang diperoleh BULLDOZER dari arena lomba seperti di Sambego, Bodem dan KMYK Taman Kuliner. Yang menjadi keistimewaan BULLDOZER adalah durasinya yang panjang, mencapai 80 detik alias 1 menit 20 detik, dengan gaya main anteng ngotot tapi tidak gerabakan, terkadang hanya bermain pada 1 tangkringan saja. Dan berikut beberapa daftar prestasi yang di raih oleh ketiga burung kenari kepunyaan dari Om Angga.

Daftar prestasi Kenari yang menjadi pejantan di Breeding SKC JGJ Team :

  1. PESONA KENCANA ( F3YS )
  • 3 Juni 2014 : Juara II & III, Latber Sembego,
  • 4 juni 2014 : Juara III, Latpres TKKM, Taman Kuliner
  • 8 Juni 2014 : Juara I & VI, Event 1 ‘st Anniversary BODEM
  • 14 juni 2014 : Juara II & III, Latber KMYK, Taman Kuliner
  • 2 Juli 2014 : Juara I, Latpres TKKM, Taman Kuliner
  • 20 Juli 2014 : Juara II, Latpres PBBK, Putra manunggal
  • 26 Agustus 2014 : juara II & IV, Latpres Sembego
  • 31 Agustus 2014 : Juara I & I, Latber Bodem

 

  1. BULLDOZER ( YS Inggris 2013 )
  • 19 Agustus 2014 : Juara III, Latber sembego ( Tampil Perdana )
  • 21 Agustus 2014 : Juara II, Latber sembego
  • 26 Agustus 2014 : juara IV & IX, Latpres Sembego
  • 30 Agustus 2014 : Juara I, Latber KMYK
  • 14 September 2014 : Juara II, Latpres Bodem

 

  1. PERKASA REJEKI ( F3YS )
  • 24 Agustus 2014 : Juara III, Latber BODEM ( Tampil Perdana )
  • 31 Agustus 2014 : JuaraII & III, Latber Bodem
  • 3 September 2014 : Juara I, Latpres TKKM
  • 30 Agustus 2014 : Juara III, Latber Sembego
  • 14 September 2014 : Juara I & II, Latpres Bodem

Video Liputan Peternakan Kenari Milik Awan WM di Cinere Depok :

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!