Resep Master Dan Merawat Kenari Isian Anti Glender Ala Sarwoko-Canary Jogya Team


Kenari adalah burung yang bisa ‘diciptakan’, dalam pengertian materi lagunya bisa diisi sesuai dengan keinginan sang pemilik, dengan membuang lagu aslinya. Caranya, dengan mengisolir sejak anakan sekitar umur 20 hari, dijauhkan dari pengaruh lagu-lagu yang tidak diinginkan, dan hanya boleh mendengar suara atau lagu-lagu yang kita inginkan.

Kenyataannya, tidak selalu mudah. Banyak yang melaporkan gagal, atau mungkin sudah berhasil, tapi begitu mendengar materi lagu lain, atau mendengar suara asli, kembali ke suara standar atau sering disebut sebagai glender. Itu sebabnya banyak orang frustasi ketika memaster atau memiliki burung kenari isian.

Proses memaster cukup lama, paling tidak 6 bulan baru ketahuan apakah akan berhasil atau tidak. Para pemaster lama punya semacam teori, supaya lagu isian benar-benar sudah mapan, tidak mudah terpengaruh lagi dengan suara-suara baru, perlu perawatan ekstra dan dijaga dari pengaruh luar selama kurang lebih 2 tahun, baru berani dibawa-bawa ke lomba, di mana sangat mungkin bisa mendengar dan ‘belajar’ lagu-lagu baru, termasuk lagu asli kenari (standar). Ketika orang membali kenari isian, harganya sudah mahal.


Untuk kenari AF atau lokal saja, yang materinya full isian seperti lagu blacktroat, sanger, blacken, atau siskin yang belakangan cukup populer, harganya bisa sampai 5 jutaan. Kalau jenis F1 dan F2, bisa mulai 10 – 15 jutaan. Padahal itu burung beli di rumah, belum burung prestasi. Mau tahu harga burung kenari isian yang sudah prestasi, itu Raja Melody milik Likin dari Solusindo Canary sudah meminta harga 100 juta saat ada yang menanyakan! Namun kalau apes, beli mahal-mahal kemudian glender, apa yang terjadi, harga pun bisa langsung terjun bebas. Itu sebabnya kemudian banyak orang stres dan frutasi karena merasa kesulitan mengurus burung kenari isian.

SARWOKO-DI-RUANG-PEMASTERANNah, Sarwoko dari Canary Jogja Team, yang sekarang juga dikenal sebagai ‘pabrik’ kenari isian bermaterikan lagu-lagu impor seperti blacktroat, siskin, dan semacamnya, punya resep bagaimana cara memaster burung kenari dengan lebih mudah, cepat, dan anti glender. ‘Nyatanya burung masteran saya, meskipun di lapang sering turun di kelas umum alias non isian, juga saat dijemur di luar juga sering dengar burung standar, lagunya tetap terjaga, tidak glender,” jelasnya kepada ronggolawe.info Bila banyak orang memaster burung kenari dari suara burung aslinya, Sarwoko memilih dari burung kenari yang sudah jadi, alias dari kenari isian.

Dalam satu ruang pemasteran kita bisa mengisi dengan puluhan burung, termasuk yang masih piyik-piyik masih kita ombyokkan, kemudian disiapkan paling tidak dua burung yang jadi pemaster atau jadi guru. Burung-burung kita kerodong, tapi ada bagian yang dibuka sedikit, di bagian resleting, dihadapkan ke tembok. Tujuannya supaya antara burung yang satu dengan yang lain tidak saling melihat. Sebab jenis kenari adalah kalau melihat langsung lawannya, jadi kurang rajin bunyinya.” Dengan cara seperti ini, Sarwoko menjamin hasilnya akan lebih baik.

“Sebelumnya saya sudah berulang-ulang dengan cara lama, master dari suara burung asli. Banyak gagal, atau kalau pun berhasil kemudian gampang glender, sampai akhirnya dari berbagai percobaan, ketemu rumus seperti ini.” Dari jarak yang agak jauh di seberang ruangan, Sarwoko juga menaruh burung lain, seperti sanger. “Itu suara sanger agak dijauhkan, tujuannya untuk lagu variasi. Selain diisi paling tidak dua ekor kenari isian yang sudah jadi sebagai guru, tetap dibantu suara dari pemutar elektronik, tujuannya untuk memancing supaya kenari isiannya juga mau rajin bunyi terus.” Bagaimana dengan bahan-bahan yang sedang dimaster saat dijemur di luar ruangan, supaya tetap aman dari kemungkinan pengaruh suara yang tidak diinginkan. Sarwoko menaruh di beberapa titik suara isian yang sudah jadi, untuk “menutup” dari suara yang tidak diinginkan.

Saat dibawa ke lomba, juga ada rumus agar kenari isian kita tetap aman dari kemungkinan glender. “Caranya, kita bawa burung kenari isian yang sudah jadi untuk mendampingi terus, atau yang gampang ya kita bawa rekaman dari lagu yang ia miliki, kemudian terus kita putar di dekat sangkar, sampai burung mau digantung. Setelah turun, kembali rekaman kita putar terus dan ditaruh didekat sangkar. Burung pun aman dari kemungkinan glender.” Ingin tahu lebih detil tips dari Sarwoko CJT, bisa hubungi di 081225903248. Tim Ronggolawe.info

E-BODJOSS

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!