Perawatan Harian Cucak Hijau Green Star Quattrick di Piala Panglima TNI


“Sebenarnya andalannya hanya lagu isian Gereja Tarung, Lovebird dan Cililin terus saja diulang-ulang, tapi tembakan diujungnya selau bisa ngeroll itulah yang menjadi keistimewaan Green Star, sehingga wajar saja kalau nyaris meraih juara sampai 5 kali” ungkap Wawan Pengorbit Cucak Hijau Green Star dari Owen SF sambil ‘mengajak bicara’ jagoannya dan mengodanya dengan mainan bunyi-bunyian.
Piala-Panglima-TNI-Sukses-04Cucak Hijau milik Om Andy Owen ini menjuarai Kelas Divisi, Batalyon, Kompi A, dan Kompi B. Ini prestasi luar biasa, mengingat sebagian besar pesertanya hebat-hebat. Hari itu, Green Star benar-benar menjadi bintang di kelasnya.

Tak berlebihan memang kinerja Green Star di Lomba Burung Prestisius PIALA PANGLIMA TNI yang digelar oleh EBOD JAYA yang sudah terkenal sejak 20 tahun lalu sebagai Pelopor Sangkar Burung Ber-merk Di Indonesia menjadi Fenomenal. Kemenangan berturut-turut 4 kali dari Cucak Hijau milik Andi Owen SF menjadi penyumbang point penting bagi JATIM RAYA bisa meraih gelar sebagai Bird Club Terbaik kali ini.
Piala-Panglima-Hermawan AKBP Hermawan, Ketua Dewan Penasehat Juri Ronggolawe Pusat Berjabat Tangan Erat Dengan Bung DQ, Ketua Dewan Pembina Ronggolawe Pusat

Tampilan menggila burung yang berusia 3 tahun ini diraih mulai dari kelas Divisi, Batalyon, Kompi A, dan Kompi B menambah ‘daftar sejarah tampilan Cucak Hijau Dahsyat Tanah Air’ yang mampu menyaingi prestasi Hipnotis milik Mr Fajar dari Duta Bali Peace, dalam even BAS Cup 2013 di Banyuwangi, dan Cucak Hijau Obama milik H. Elviano. “Peliharalah burung seperti layaknya manusia, Insya Allah Rezeki makanan yang selalu kita berikan kepadanya akan diganti,” tambah Wawan ketika ditemui tim Ronggolawe sore itu di tengah-tengah lomba yang berlokasi di Taman Wiladatika Cibubur.


Ketika ditanyakan kepada Wawan bagaimana perawatan harian Green Star ini ternyata cukup mudah. Selain dikelilingi oleh Pentet, Lovebird, dan Gereja isian yang benar-benar gacor, sehingga suara burung master itu bisa terekam dengan sempurna, baik dari suara tekanan maupun gaya irama kicauannya, ternyata juga ada tambahan pemberian sonic master. Karena Pemasteran model ini makin popular di kalangan kicaumania, selain hemat biaya, tidak memerlukan perawatan khusus terhadap burung master, apalagi sampai menyimpan burung dilindungi. “Sonic kita pasang pakai timer, sejam sekali bunyi dan durasinya hanya 5 menit saja. Dan kalau mau turun lomba baru kita berikan Kroto,” ujarnya sambil tersenyum. (Brandy)

Apa Kata Mereka tentang Piala Panglima TNI :

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!