Merawat Cucak Ijo Tidak Rumit


Cucak-Hijau-Dahsyat Cucok Ijo kini sangat diminati para penghobi. Selain warna yang indah, suaranya sangat bervariasi. Bahkan cucak ijo, mampu menirukan berbagai suara burung lain. Tak heran burung ini cukup digandrungi para pemain lomba hampir disemua blok ditanah air. Burung yang paling bagus selama ini berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Dimana bentuknya sangat ideal untuk burung lomba, paruh tebal, kepala opal, tubuh panjang dan ramping, suarapun keras,bening dan variative .


Aksinya dilapangan memang sangat menggoda, selain sayap bergetar, bulu dikepala naik atau jambul, dengan bergerak menapaki bagian bangkringan yang dicengkramnya.

Sambil mengeluarkan lagu-lagu yang sangat bagus dan bervariasi,tak heran diblok tengah burung ini menjadi iconnya para kicaumania. Kini tak sedikit burung Cucak ijo papan atas berasal dari sana.

Pemain blok tengah hampir semua memiliki burung jenis ini yang berkualitas. Tak heran kalau cara rawatan yang ideal , mereka megang bangeut atau ahlinya. Tetapi kenyataan kini berbalik, burung terbaik kelas ini, kini berada diblok barat, sebut saja Halimun, Lorena, Stabilo Jabrik, Monster dan Viagra kerap menjawara di berbagai lomba Jabodetabek

Supaya burung selalu tampil maksimal alias ngotot para pemiliknya memiliki ramuan khusus dalam merawat jagoannya.

Merawat Burung Cucak Hijau Lomba

cucak-ijo-googleBerikan Pakan kualitas, semua harus tersaji dengan segar, mulai dari buah-buahan, poer dan extra fooding. Berikan extra fooding dengan baik dan aman, seperti jangkrik yang londo atau mikung. Namun ukuran pun harus diperhatikan, karena tidak boleh besar, agar cepat dimakan dan mudah dicerna. Untuk burung lomba, biasanya kepala, kaki dipotong,setelah bersih baru diberikan. Takarannya pun harus disesuaikan. Biasanya atau pemberian standar 10 ekor, untuk pagi dan sore. Mandi biasakan 2 kali sehari, yaitu pagi dan sore. Jangan lupa menjemur, burung ini biasanya tahan panas, jadi penjemurannya boleh agak lama. Terakhir Cucak ijo senang ditempat yang luas, jadi kandang besar harus disediakan, selain untuk mempermudah terbang, menggerakan semua otot badanya, kandang tersebut untuk olah raga.

Cucak ijo juga harus disimpan ditempat yang sepi, lalu berikan kembali extra fooding. Misal mau naik tambah ulat hongkong atau ulat bambo. Selain itu, jangan sampai burung gelisah atau gacor, disini tugas perawat menentukan sekali jalan atau tidaknya burung tersebut. Lain halnya dengan merawat burung bakalan, kalau burung jadi, inti rawatnya adalah burung harus tampil ngotot dilapangan, yang idealnya bisa meraih prestasi. dan menjaga prestasi, tetapi merawat burung bakalan visinya sehat dulu, sehingga segala upaya supaya burung itu sehat harus dilakukan.

Cucak-ijo-jangkrikYang pertama –pertama merawat burung cucak hijau bakalan adalah berikan pakan yang dia suka, misal pisang, atau pepaya itu wajib diberikan, selain itu extra foding juga hal yang wajib bagi burung bakalan, misal Kroto segar, Jangkrik diberikan dengan teratur dan tepat waktu, tetapi fase ini boleh semaunya yang penting burung sehat dulu.

Setelah sehat, kenalkan pakan dasar atau poer. Teknik atau caranya, bisa disatukan dengan extra fooding biasanya dicampurkan atau menempelkan poer pada pisang atau papaya.Dengan cara tersebut burung akan cepat mengenal pakan dasar atau poer tersebut. Proses ini biasanya memakan waktu 3 sampai 6 bulan.Beberapa Burung Masteran yang baik Untuk Cucak Hijau. adalah Cucak jenggot, Jalilin, Love Bird, Balang kerek dan Sanger supaya suara burung nantinya bisa menggulung atau rapat. Caranya, simpan burung yang akan dimaster ditengah atau diantara burung-burung masteran. Kendala lain bagi burung bakalan adalah, gesit atau liar, mengatasinya tak lain, berikan sangkar yang tidak besar tetapi standar dan simpan ditempat yang banyak dilalui orang atau tempat ramai. Biasanya dalam waktu dua bulan burung bisa langsung jinak.


Jenis –Jenis Burung Cucak Hijau

1. Cucak Hijau Polos atau Jawa

2. Cucak hijau Kuning atau Sumatra

3. Cucak hijau Cunkuok

4. Cucak hijau daun Jawa

Cucak Hijau Polos Atau Jawa

Burung ini berkembang biak dipulau jawa, warna hijau yang membungkus tubuhnya menjadi daya tarik tersendiri, terlebih burung ini juga mampu tampil bagus dilapangan. Ciri-cirinya, selain warna hijau memblut sekujur tubuhnya, warna hitam sedikit didagunya cukup memeberikan ciri kalau burung tersebut cucak hijau Jawa atau polos, bedanya dengan cucak hijau Sumatra tak lain ada warna kuning diatas kepalanya. Di Pulau Jawa, Cucak Ijo jenis ini kurang digandrungi.

Cucak Hijau Kuning Atau Sumatra Berkembang biak dipulau Sumatra, tak heran kalau pemain Sumatra begitu gandrung. Kelas ini sangat banyak peminatnya bisa main tiga kali dilomba, sementara cucak hijau polos hanya main satu atau dua kali. Lain halnya dengan dijawa, jusrtru kepala kuning yang tak ada kelas di lomba. Yanyan/Dari Berbagai Sumber – Jurnalis Tabloid Ronggolawe

Meraup Keuntungan Besar Dari Penangkaran Kenari Blackthroat. Simak Video Testimonial ADI THE KING Menceritakan Pengalamannya meraih kesuksesan :

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!