Resep Bubur Untuk Meloloh Anak Kenari (Hand Feeding)


lolohDalam dunia penangkaran burung, ada sebuah istilah yang disebut “Hand Feeding”. Hand feeding tersebut dalam terjemahan bebasnya adalah memberi makan anak burung (Piyik) oleh manusia. Pertamanya hand feeding hanya dilakukan terhadap piyik burung hasil pengambilan dari hutan atau yang diperoleh dari hasil peternakan yang menggunakan mesin penetas dan juga di lakukan untuk menyelamatkan nyawa piyik yang ditelantarkan oleh induknya di sarang burung yang diternakan.

Hand feeding pada anakan kenari biasanya dilakukan karena beberapa alasan, diantaranya yaitu :
1. Indukan betina (Babon) tidak mau meloloh anaknya. Ini kebanyakan terjadi kepada betina dara yang belum punya pengalaman meloloh, babon sudah birahi lagi karena pengaruh pakan atau sering mendengar suara jantan gacor dan ada kutu disarang atau ada gangguan dari binatang seperti cicak, kecoa, tikus, semut.
2. Mengejar produktifitas indukan supaya cepat dikawinkan lagi, otomatis hasil anakan yang dihasilkan akan cepat bertambah banyak dibandingkan bila indukan dibiarkan meloloh dan membesarkan anakannya sendiri. Dan hal ini ditinjau dari segi bisnis tentulah sangat menguntungkan si peternak tersebut.

IncubatorSetiap peternak tentunya punya cara dan metode masing-masing dalam melakukan Hand Feeding terhadap hasil ternakannya. Terlepas dari semua itu, penulis mempunyai cara atau metode sendiri yang digunakan berdasarkan hasil pengalaman di tambah study banding dengan rekan-rekan peternak dan juga berdasarkan dari literatur-literatur lainnya.


Untuk Tahap pertama, bila kita mau melakukan Hand feeding pada piyik kenari adalah tersedianya waktu untuk melakukan Hand Feeding pada jam-jam tertentu dan harus kontinyu. Tingkat kesabaran yang cukup tinggi juga jadi faktor penunjang dalam keberhasilan melakukan hand feeding, karena melakukan hand feeding bukanlah suatu pekerjaan yang ringan seperti yang dibayangkan, tetapi dengan beriringnya waktu bebagai kendala dalam melakukan hand feeding akan bisa teratasi dengan mudah.

Adapun Usia piyik kenari yang ideal untuk metode Hand Feeding, adalah piyik yang sudah berusia 3 minggu. Karena kondisi fisik piyik kenari pada usia tersebut rata-rata sudah cukup kuat, hal ini dikarenakan piyik telah memiliki asupan nutrisi dan imunisasi dari indukannya dan juga sudah tumbuh bulu-bulu jarumnya.
Adapun peralatan yang dibutuhkan dalam melakukan hand feeding adalah :
1. Alat suntik atau Spuit tanpa jarum,
2. Karet angin yang biasa dipakai untuk karet pentil sepeda/Becak,
3. Sendok plastik untuk alat makan bayi manusia (untuk mengaduk bubur pakan lolohan),
4. Mangkuk kecil (Untuk tempat menyimpan bubur lolohan),
5. Gelas plastik atau botol plastik yang sudah dipotong bagian atasnya.(Untuk tempat air)
6. Mesin blender (untuk menggiling bahan-bahan bubur lolohan),
7. Kotak inkubator (Untuk tempat menyimpan piyik)

Ebod-Vit-jadi-andalan-untuk-menjaga-stamina-Zorro-agar-tetap-stabilSedangkan bahan-bahan untuk adonan bubur bayi kenari adalah sebagai berikut :
1. Pur Ronggolawe 50 gram,
2. 50 gram bubur bayi rasa beras merah atau kacang ijo
3. 6 butir kuning telur puyuh rebus
4. 5 Butir minyak ikan
5. Wortel, Sayuran/buah (sawi ijo, selada bokor, buah apel dan lain-lain).
6. Griit secukupnya
7. Ebod Vit

Cara pembuatan bubur untuk piyik kenari :

Pakan-Ternak-Ronggolawe

1. Campurkan Pur Ronggolawe , bubur bayi, kuning telur puyuh rebus, dan griit halus. Lalu masukan semua bahan tersebut ke mesin blender dan giling / haluskan dalam keadaan kering (dry) sampai halus.

2. Giling sayuran dan buah secukupnya sampai halus
3. Campur semua adonan beserta minyak ikan, tambahkan air matang yang sudah dicampur Ebod vit dengan perbandingan 10 tetes dalam 50 ml air secukupnya.
4. Bubur untuk meloloh piyik kenari dengan sistim Hand Feeding siap di berikan.
(Ali Kenari – Jurnalis Tabloid Ronggolawe, Sumber diambil dari Tabloid Ronggolawe Edisi 17 | Minggu IV – Februari 2014

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!