Anakan Cucak Jenggot diburu Karena Mudah Pemasteran Isiannya


Burung dengan jenggot putih yang khas di bagian leher ini memang harganya kian naik di pasaran. Dahulu burung ini di pasar di jual sekitar 25 ribu rupiah, namun sekarang naik sampai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Faktor penyebabnya adalah semakin sedikit dijumpai di alam bebas dan banyaknya lomba untuk jenis burung yang satu ini. Sasaran para kicau mania saat ini bukan lagi burung dewasa, sebagian besar pecinta jenggot mania, lebih menjatuhkan pilihannya pada cucak jenggot piyikan, bisa jadi masih harus lolohan pakan oleh pemiliknya. Walaupun sangat beresiko mati, para kicau mania rela merawat sampai piyikan cucak jenggot bisa makan sendiri.

Ada juga yang lebih memilih piyikan yang sudah bisa makan sendiri, piyikan cucak jenggot umur satu bulan biasanya baru bisa mandiri. Kelebihan cucak jenggot piyikan adalah mudah dalam pemasteran suara master, bisa dimaster sesuai dengan selera pemiliknya, seperti gereja tarung, lovebird, dan lain – lain. Jika pemasterannya bagus, maka burung akan memiliki keunggulan lagu yang menonjol di lapangan dan bisa berharga mahal. Meski pasokan piyikan burung cucak jenggot ini sangat sedikit, permintaan jenis burung masteran yang juga memiliki kasta tinggi dalam lomba saat ini terus meningkat.

Masalahnya saat ini, selain pasokannya memang sedikit, piyikan cucak jenggot menjadi momok bagi para pedagang burung, karena resiko kematiaanya sangat besar. Akibatnya, mereka yang belum berpengalaman enggan menyetok atau memperdagangkannya, walaupun keuntungan yang diperoleh cukup menggiurkan. Harga yang dipatok untuk piyikan cucak jenggot, berkisar antara Rp. 300 hingga Rp. 400 ribu per ekor. (Iskandar)***


Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!