Cara Sukses Ternak Kenari Bersama Paguyuban Kenari Jabodetabek


Sukses-Ternak-Kenari-03

Setelah event Canary Fiesta Mei Silam, Paguyuban Kenari Jabodetabek (PKJ) Kembali melanjutkan sepak terjangnya dalam misinya memajukan dunia perkenarian Indonesia dengan menggelar acara bertajuk Pelatihan Ternak Kenari pada Minggu, 22 Juni 2014 lalu. Hajatan yang diselenggarakan di Bekasi ini merupakan acara pertama yang dilakukan oleh PKJ wilayah Bekasi. “Sengaja kami buat pelatihan ini di bekasi karena memang animo penggemar Kenari di Bekasi untuk budidaya sangat besar,” ucap Adi Margono yang didaulat sebagai penanggung jawab acara ini berkolaborasi dengan Dayat DYT Kenari. Menggandeng beberapa anggota PKJ yang berdomisili di seputaran Bekasi, event pelatihan ini menangguk sukses dengan peserta yang membeludak. “Kuotanya hanya 30 orang. Tapi ternyata yang hadir hingga 50 0rang,” tandas pria yang akrab disapa Adi Kenyol itu.

Persiapan Beternak Kenari – Kandang Ternak
Setelah Anda memutuskan jenis kenari yang akan Anda budidayakan, selanjutnya yang harus dipersiapkan adalah sarana ternak. Yang utama adalah kandang ternak. Ada banyak pilihan dipasaran untuk model, bahan baku dan ukuran. Untuk ukuran tentunya Anda harus sesuaikan dengan ruang yang akan dipakai untuk breeding.


Sukses-Ternak-Kenari-05

Ukuran kandang juga bisa disesuaikan dengan jenis kenari yang akan dibudidayakan. Jika jenis kenari yang akan Anda ternak memiliki postur kecil hingga sedang, Anda dapat menggunakan kandang berukuran 50cmX40cmX35cm. Jika kenari pilihan breeding Anda termasuk ukuran sedang hingga besar maka Idealnya anda dapat memakai kandang berukuran 60cmX50cmX40cm

Sukses-Ternak-Kenari-06

Bahan sarang utama yang biasa digunakan adalah Daun cemara kering, Serat nanas, Serat bambu, Serat Goni/rami dan lain-lain. Sedangkan bahan sarang tambahan bisa digunakan tissue, kapas atau sobekan kertas/koran. Yang dimaksud sarang tambahan adalah bahan sarang yang biasa di letakkan dibawah kandang supaya diangkut sendiri oleh kenari Anda. Pemilihan bahan sarang utama bukan merupakan pilihan selera Anda. Melainkan kita sesuaikan dengan kesenangan Kenari Anda.

Salah satu indikasi kenari Anda tidak suka bahan sarangnya adalah Kenari Anda lebih suka mengacak-acak sarangnya ketimbang menyusunnya rapi. Jika Kenari Anda ketika Anda sediakan sarang utama dan langsung menyusunnya dengan rapi, maka itu sebagai tanda Kenari Anda sudah nyaman dengan bahan sarang yang Anda berikan. Glodok sarang adalah tempat sarang itu diletakkan. Bahan yang biasa dipakai adalah Batok kelapa, Plastik untuk makan ayam, Kotak tripleks buatan sendiri atau besek anyaman bambu/rotan. Untuk Batok dan plastik tempat makan ayam Anda bisa pilih sesuai kebutuhan.

Disarankan memilih dengan diameter yang agak besar. Sehingga Kenari Anda dapt leluasa menyusun sarangnya. Dan jika nanti jumlah anakan dalam satu sarang ada banyak, Misalnya 4-5 anakan, sarang masih mampu menampungnya. Khusus untuk glodok tripleks buatan sendiri, dapat menggunakana tripleks setebah 3-5 mm. Dibuat kotak dengan satu sisi miring. Dengan sisi 10cm s/d 15 cm (sesuai dengan jenis kenari yang Anda ternakan).

Butuhkah lampu dalam kandang ternak?
Banyak pemula yang berpikir bahwa lampu penghangat didalam kandang sangat dibutuhkan. Pendapat itu tidak sepenuhnya salah. Tetapi beberapa peternak sukses justru memakai lampu pada saat tertentu. Semisal musim penghujan. Tetapi jika cuaca panas, maka lampu dalam kandang tidak diperlukan.

Sukses-Ternak-Kenari-08

Pengalaman para breeder kondang, jika lampu dalam kandang dinyalakan setiap malam (tanpa memandang cuaca) maka burung Kenari malah kondisinya tidak baik. Mereka terlihat lesu. Karena saat malam kenari-kenari tersebut terganggu istirahatnya. Logikanya, burung di alam bebas, saat gelap datang mereka akan mencari tempat untuk istirahat. Mereka tidak membutuhkan penerangan yang berlebih bahkan cenderung gelap. Dengan begitu mereka dapat istirahat dengan baik. Begitu pula dengan Kenari dalam kandang ternak.

Sukses-Ternak-Kenari-04

Tips jika kenari Anda baru menetaskan anaknya: Basahi bijian dengan air hangat, tiriskan kemudian sajikan. Alasanya kala sang Induk mengeram, indukan pasti lelah dan kondisinya menurun. Bijian yang dibasahi akan menjadi lebih lunak kulitnya. Sehingga sang induk akan lebih lahap memakannya dan membantu dia untuk menyiapkan lolohan bagi piyikan di sarang. Jangan kuatir jika bijian di esok hari berkecambah, karena sesungguhnya makanan terbaik bagi piyikan adalah kecambah karena banyak mengandung vitamin dan protein.

Sukses-Ternak-Kenari-02

Pelatihan ini tidak hanya sekedar kongko-kongko. Melainkan peserta pelatihan akan mendapat sertifikat pelatihan. “Selanjutnya peserta akan dapat melanjutkan ke pelatihan ternak kenari yang lebih advance. Jadi setelah mengikuti pelatihan dasar, naik kelas ke pelatihan selanjutnya. Itu yang dimaksud semacam kurikulum,” imbuh Sounda GK. “Diharapkan rekan-rekan bersabar. Secepatnya kami akan buat acara semacam ini di semua wilayah,”lanjut Yohanes mengamini. Mitha – Jurnalis Tabloid Ronggolawe

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!