Beres mabung, kenari Kapal Oleng raih 25 gelar juara 1 selama 4 bulan


Kenari Kapal Oleng milik Om Fahmi Rukmana (Bintang Jagad Team) termasuk salah satu burung papan atas di Blok Barat. Meski di blok ini banyak sekali kenari hebat yang juga berprestasi di tingkat nasional, penampilan kenari Kapal Oleng dalam setiap even yang diikutinya terbilang stabil, dan sering meraih juara 1.

Berdasarkan catatan Om Fahmi Rukmana, sejak beres mabung empat bulan lalu, Kapal Oleng sudah meraih 25 gelar juara pertama, baik dalam even regional maupun nasional.

Prestasi paling sensasional diraihnya saat tampil dalam gelaran Wali Kota Cup di Sukabumi, 15 Mei 2016. Ketika itu kenari Kapal Oleng tampil enam kali, dan nyaris menyapubersih semua kelas. Ya, Kapal Oleng sukses menjuarai lima kelas (quintrick) dan sekali juara 2.


Kenari Kapal Oleng

Kenari Kapal Oleng raih 25 gelar juara 1 selama 4 bulan.

Di Indonesia, ada beberapa lovebird yang mampu meraih kemenangan quintrick, antara lain Kusumo, Fretty, dan Zuviter. Tetapi untuk kenari, rasanya baru Kapal Oleng yang mampu melakukannya.

Berikut ini rekam jejak prestasi Kapal Oleng selama empat bulan terakhir ini, atau selepas mabung:

EVENTANGGALJUARA
EP24 Ceria, Depok09 Mar 20161, 1, 1
Kraton Enterprise, Depok12 Mar 20161, 2
Imlek Cup, Jakarta20 Mar 20161, 2, 3, 4
Soeharto Cup, Jogja27 Mar 20166, 7
Pandawa Enterprise13 Apr 20161, 1
Road to Presiden Cup, Bogor19 Apr 20162
BnR Kampung Burung22 Apr 20161
Road to Presiden Cup, Jakarta24 Apr 20163
BnR Jungle, Bogor28 Apr 20161, 2
Taman Radja Team, Jakarta30 Apr 20162
EP24 Ceria, Depok04 Mei 20161, 1
Piala Nirina, Cibubur05 Mei 20161, 2, 2
Wali Kota Cup, Sukabumi08 Mei 20161, 1, 1, 1, 1, 2
BJB Cup, Cibubur15 Mei 20162, 3, 3
Kombes Semarang21 Mei 20161
XXX AJT Cup Semarang22 Mei 20161, 1, 3, 3, 3
Perigi Bintaro24 Mei 20161
Piala Jakarta Raya, Cibubur05 Jun 20161, 1
Anniversary Amiauw Cup, Bandung12 Juni 20161, 1, 3, 3, 4
Lanching BnR TMII, Jakarta19 Juni 20162, 4

Dari tabel di atas terlihat bahwa kenari warna bond ini sudah pernah mengikuti lomba di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DIY, dengan penyelenggara (EO) yang beragam.

Kapal Oleng termasuk kenari standar kecil dari jenis AF. Tetapi Om Fahmi kerap menurunkannya pula di kelas standar bebas, bersaing dengan kenari-kenari besar, dan terbukti mampu mengalahkannya. Itu sebabnya, dalam setiap even, Kapal Oleng sudah biasa diturunkan sebanyak 3-6 sesi.

Kenari Kapal Oleng

Kapal Oleng, kenari kecil yang kerap mengalahkan kenari besar.

Banyak kelebihan yang dimiliki kenari Kapal Oleng, antara lain cengkoknya yang mewah, durasi kerjanya ngedur, tanpa jeda sejak awal digantang hingga menit terakhir. Saat berlomba, burung ini juga anteng di tangkringan, dengan gaya neng-nong atau banting kanan-kiri.

Karena materinya yang hebat dan sudah dibuktikan dengan seabrek prestasinya, tidak heran jika banyak kicaumania yang berminat untuk meminang Kapal Oleng, bahkan dengan menyodorkan nilai mahar yang fantastis.

Hanya saja, untuk saat ini, Om Fahmi belum ingin melepasnya. Bahkan, kalau tidak ada aral melintang, dia akan menurunkan Kapal Oleng dalam dua even nasional, yakni Piala Raja (4 September 2016) dan Presiden Cup IV di Jakarta (2 Oktober 2016).

Perawatan harian kenari Kapal Oleng

Sejak mabung hingga sekarang, perawatan kenari Kapal Oleng dipercayakan kepada Om Komar Prestige, baik perawatan harian maupun persiapan lomba.

Beberapa kenari lainnya milik Om Fahmi juga dirawat Om Komar, dan sebagian lagi diserahkan kepada Om Andy Pratama. Keduanya memang dikenal piawai dalam memoles kenari.

Om Fahmi dan kenari Kapal Oleng

Om Fahmi Rukmana (kanan) bersama kru kenari Kapal Oleng.

“Sejak mabung sampai sekarang, Kapal Oleng dipegang Om Komar. Prestasinya sejauh ini sangat stabil,” tutur Om Fahmi yang juga berprofesi sebagai drummer, instruktur musik, dan pemilik sekolah musik.

Menurut Om Komar, karena Kapal Oleng secara genetis memang bagus, maka perawatan hariannya pun relatif sederhana. Setiap hari, kenari ditempatkan dalam kandang umbaran sepanjang 5 meter. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan dan stamina burung.

Aktivitas mandi dan jemur pun dilakukan di dalam kandang umbaran tersebut. Untuk mandi, Om Komar cukup menyediakan cepuk berisi air bersih yang dimasukkan ke dalam kandang umbaran.

Penjemuran biasa dilakukan dengan durasi 1-2 jam. Setelah dijemur, burung langsung dipindahkan lagi ke kandang harian, untuk diistirahatkan dalam kondisi full kerodong.

Pakan tambahan / extra fooding (EF) berupa sayuran sejenis sawi (pakcoy) dan telur puyuh rebus. Kapal Oleng tidak pernah mengkonsumsi kroto atau EF lainnya, termasuk kalau mau dilombakan.

Perawatan lomba kenari Kapal Oleng

Perawatan lomba untuk kenari Kapal Oleng sebenarnya tidak jauh berbeda dari perawatan harian. Boleh dibilang, perawatannya all in one, karena dilakukan setiap hari termasuk kalau mau dilombakan.

Hanya saja, ada beberapa kebiasaan yang dilakukan terhadap kenari Kapal Oleng sebelum tampil dalam lomba. Jika lomba digelar hari Minggu, biasanya burung akan diturunkan dulu dalam even latberan.

Lho, burung kelas nasional kon diturunkan dalam latberan? Ternyata, kata Om Fahmi, hal ini dilakukan untuk menstabilkan kondisi birahi dan emosi burung. Jadi, bukan ingin mengejar prestasi atau hadiah.

Om Fahmi terkadang menurunkan Kapal Oleng dalam latberan hari Selasa, tetapi bisa juga Rabu, Kamis, Jumat, atau Sabtu, tergantung jadwal di wilayah Depok dan sekitarnya.

Berdasarkan pengamatannya selama ini, setelah bertemu dengan puluhan kenari lainnya dalam latber, kondisi birahi dan emosi Kapal Oleng menjadi lebih stabil sehingga dapat tampil maksimal dalam lomba yang sesungguhnya.

“Penampilannya lebih stabil, tenang, dan mapan. Kinerjanya pun makin maksimal ketika membawakan lagu-lagu standarnya,” jelas Om Fahmi yang saat ini sedang menyelesaikan kuliahnya di bidang hukum.

Om Fahmi Bintang Jagad

Om Fahmi bersama Kapal Oleng dan personel Bintang Jagad Team.

Apabila sudah tiba di lapangan, Kapal Oleng harus disendirikan dari burung-burung sejenis di sekitarnya, dan dalam kondisi full kerodong. Hal ini lantaran karakter burung yang sangat fighter. Setiap mendengar suara kenari lainnya, Kapal Oleng langsung terpancing dan sangat gacor. Kalau dibiarkan, tentu stamina burung bakal terkuras sebelum digantang.

Bahkan untuk mengatasi hal tersebut, saat menunggu sesi dimulai, Om Fahmi terkadang menempatkan kenari Kapal Oleng di dalam mobil.

“Sesekali saya setelkan musik rock keras-keras, supaya burung tak mendengar suara kenari lain di sekitar arena lomba, he.. he…,” tandas Om Fahmi. (d’one)

Semoga bermanfaat.

Salam sukses, Salam Kicaumania.

Daftar jadi agen Bukalapak sekarang & dapatkan keuntungan tambahan!