Merawat dan Mempersiapkan Kenari Untuk Lomba

Ronggolawe-Kenari-Bakalan-lebih-mudah-di-didik-suaranya-(dimaster)Kenari Bakalan lebih mudah di didik suaranya (dimaster)

Kenari yang tampil baik sepanjang lomba digelar dan berhasil menduduki posisi juara di arena kontes, merupakan sebuah kebanggaan yg tidak bisa diukur dengan rupiah bagi seorang kenari mania. Meskipun tidak mudah untuk melatih dan merawat kenari untuk bisa nampil dan menjadi juara di arena kontes, tetapi hal itu dapat diupayakan kualitas suara kenari juga bisa ditingkatkan, dengan catatan caranya telah dipahami, mental berkicaunya  juga dapat dibina dengan cara latihan secara teratur dan yang tidak kalah penting adalah pemberian pakan yang berkualitas, vitamin, EF (Extra Food) dan lain sebagaimya.

A.  Meningkatkan kualitas suara kenari

Kenari yang rajin berkicau tiap hari, baik itu dirumah atau pun di tempat kontes tidak menjamin kualitas suaranya bagus, karena sistem penjurian di arena kontes juga sangatlah berpengeruh, misalkan kenari di tuntut harus biasa menyanyikan suara yang unik atau suara suara nyanyian burung lain, hal tersebut bisa menjadi nilai plus untuk kenari tersebut bagi penilaian juri.

Meningkatkan kualitas suara kenari dapat diupayakan dengan pemasteran menggunakan suara kenari yang sudah jadi juara ataupun menggunakan burung master yang cocok untuk mengisi suara kenari. Burung yang biasa di gunakan untuk pemasteran suara kenari diantaranya adalah  Black Throat, Sanger, jenis jenis Citblek, Decu, Jalak Suren, pleci, Love Bird, Glatik batu dan lain sebagai nya.

B.  Menilai Kualitas Suara Kenari

Meskipun menilai kualitas suara kenari bisa dilakukan saat burung tersebut berkicau sendirian,akan tetapi jauh lebih baik dilakukan pada saat burung tersebut di adu suaranya dengan sesama jenisnya, kenari yang baik mampu berkicau terus menerus dengan penuh variasi dan jarang lagunya terputus secara tiba-tiba. Walaupun demikian, tidak menjamin kualitas suaranya bagus sebagai burung lapangan atau burung kontes. Karena kenari untuk lomba di tuntut untuk memiliki suara-suara yang unik atau berbeda dengan suara kenari yang khas pada umumnya, hal tersebut bisa dijadikan sebagai “senjata” andalan di arena kontes.

Suara “senjata” tersebut diharapkan ada pada suara pembuka atau pada kocokan suaranya, karena pada bagian tersebut senjata suara yang di kicaukan akan lebih jelas didengarnya.

Hal tersebut jika dilakukan dengan baik dan terus diulang, sudah pasti dapat memaksimalkaan dalam penilaian juri, namun ada juga suara master yang sering dibawakan oleh kenari pada bagian “sedotan “ dan cengkok (lekukan) suaranya, hanya saja senjata suara yang di kicaukan akan kurang menonjolkan keistimewaannya, karena terdengar kurang keras. Tetapi kalau memungkinkan, harus diusahakan semua bagian tersebut bisa memiliki suara-suara unik. Dengan demikian, suara senjata yang di miliki semakin bervariasi dan akan sering di bawakan atau di nyanyikan.Jadi kualitas suara kenari di anggap baik bila mampu berkicau secara terus menerus dalam tempo tinggi memiliki suara variasi keras dan lembut,minimal pada suara pembukanya mempunyai senjata suara. Dan suaranya tersebut bisa dibawakan saat di konteskan.

Ronggolawe-Penjemuran-sekaligus-mendidik-mental-kenariPenjemuran sekaligus mendidik mental kenari dengan cara dijemur dilantai/permukaan tanah sekaligus mencoba mental tarung burung dengan mendekatkan dengan kenari lainnya dengan jarak antar sangkar ± 100cm

C.   Melatih Mental

Melatih mental harus segera dilakukan setelah burung tersebut memiliki kriteria burung unggulan baik di tilai dari segi suara nya atau pun dari segi keberanian bertarung nya. Melatih mental sedini mungkin di mulai sejak kenari masih muda atau bakalan dinilai lebih muenguntungkan, karena hal ini dapat menghindarkan rusaknya suara dasar yang sudah dimiliki burung tersebut. Kenari sudah bisa di konteskan ketika burung tersebut sudah mengalami ganti bulu pertamakali ( pergantian dari bulu anak ke bulu dewasa ).

Ada beberapa tips untuk melatih mental kenari diantaranya yang biasa dilakukan oleh penulis adalah sebagai berikut:

1.    Gantung kan di tempat yang rendah atau di taruh bawah

Jarak ketinggian tempat menggantungkan sangkar kenari kira-kira setinggi orang berdiri tegak, bahkan kita bisa menaruh sangkar tersebut dilantai atau permukaan tanah selama penjemuran, tetapi kita juga harus mempertimbangkan dari segi keamanannya dari serangan binatang seperti kucing misalnya.

Dan setelah dijemur burung tetap digantung di tempat yang rendah ±20 – 30 cm di atas kepala orang berdiri, dan usahakan tempat menggantungkan tersebut sering ada lalu lalang orang. Hal tersebut untuk membiasakan dengan situasi ketika nantinya burung di konteskan.

2.  Sering di pindah tempat 

Supaya burung kenari kita tidak hanya berbunyi lantang disatu tempat saja, sangkar nya perlu dipindah-pindahkan ketempat yang suasannya lebih ramai dari biasa nya. Tindakan ini dilakukan apabila burung bersangkutan sudah mau rajin berkicau dengan lantang sepanjang hari ditempat dimana ia sering digantungkan, seminggu sekali burung beserta sangkar nya dibawa ketempat lain dengan kendaraan bermotor, hal ini dilakukan untuk melatih fisik dam mental nya supaya terbiasa bila akan di bawa ke tempat kontes.

3. Dilatih bersama Kenari lainnya

Tidak semua kenari jantan akan langsung mau berkicau saat di dekatkan dengan kenari jantan lainnya, ini di sebabkan karena mentalnya belum terlatih. Untuk itu perlu diadakan latihan, supaya terbiasa dan begitu melihat kenari lainnya langsung mau berkicau.

Latihan sebaiknya dilakukan pada waktu penjemuran (Pagi hari), dengan cara mendekatkan sangkar kenari yang usianya hampir sama atau selisih 1-2 bulanan, jarak sangkar minimal 100 cm. Setelah dilatih selama -+ 30 menit, kemudian di jauhkan tetapi masih bisa saling mendengar kicauannya. Beres di jemur burung di angin-anginkan ± 15 menitan dan kemudian dikerodong, sore harinya sekitar pukul 15 : 30 latihan bisa di ulangi lagi.

D.  Perawatan Menjelang Kontes

Supaya kondisi kenari selalu fit dan siap berlaga di arena kontes maka kondisi kesehatannya harus selalu terjaga. Begitupun dengan suaranya supaya bisa tampil maksimal di arena kontes.

1.        Menjaga kesehatan Kenari

Untuk menjaga penampilan dan kesehatan Kenari, berikut tips yang biasa penulis terapkan pada burung Kenari untuk lomba :

kanari1.  Berikan pakan berkualitas merk Ebod Canary yang terbuat dari biji-bijian kualitas super dengan komposisi tepat dan seimbang juga mengandung sayuran, buah-buahan kering, vitamin dan bahan-bahan lainnya yang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi burung lomba. (Berikan 1-1,5 sendok setiap hari)

2. Kalau cuaca bagus, Kenari di jemur sekitar 30 menitan, lalu mandikan dengan memakai shampo JATI JAJAR dengan perbandingan 2 tutup botol tiap 1 liter air. Memandikan Kenari diusahakan burung harus mandi sendiri dengan cara kita memberikan cepuk tempat mandi, kalau burung tidak mau mandi sendiri, kita bisa menggunakan alat Sprayer dengan stelan paling lembut.

3. Sebaiknya sangkar dan kerodong di bersihkan atau di cuci 1 minggu sekali dengan menggunakan shampo JATI JAJAR dengan perbandingan 3 tutup botol tiap 1 liter air. Hal ini di lakukan untuk membunuh kutu dan bakteri lainnya yang suka menjadikan sangkar dan kerodong sebagai sarangnya.

4. Penjemuaran burung cukup 2-3 jam di bawah jam 10:00 atau paling telat jam 11:00, karena sinar ultra violet di atas jam 11:00 sudah tidak baik pengaruhnya untuk burung dan bisa membuat burung mengalami stress atau gangguan pada pita suaranya akibat pengaruh terik sinar matahari.

vit5. Beres di jemur, burung di kasih vitamin harian Ebod Vit dengan dosis 5-10 tetes untuk 50 cc air minum (Pemberian Vitamin setelah di jemur maksudya supaya kandungan obat dalam vitamin tersebut tidak rusak atau berkurang khasiatnya karenena pengaruh terkenena sinar matahari langsung). Lalu burung di beri Extra Fooding (EF) berupa sayuran dan apel merah yg sudah di kupas kulit dan bijinya di buang, karena dalam biji dan kulit apel ada suatu kandungan zat yang kalau termakan oleh burung dalam jangka waktu tertentu bisa menyebabkan burung menderita penyakit jantung.

5. Berikan pula Griit untuk untuk membantu proses pencernaan dan juga untuk memenuhi kebutuhan kalsium dan yodium yang sangat berguna dalam pertumbuhan bulu dan tulang.

6. Angin-anginkan burung di tempat teduh selama-+ 15 menitan, lalu burung di kerodong dan di dekatkan dengan burung masternya.

7. 2-3 hari menjelang hari H berikan vitamin penggacor merk EBOD-JOSS, dengan dosis 5 tetes untuk 50 cc air minum dan pemberian Ebod Vit di stop dulu.

8. Berikan kuning telur puyuh rebus 3 x dalam seminggu (Usahakan bagian putih telurnya tidak termakan oleh burung, karena akan mengganggu proses pencernaannya) atau berikan Egg Food 1 sendok teh / hari, 3x seminggu.

Video Tutorial Perawatan Burung Kenari Jelang Lomba :

2.  Batasi Burung Dalam Berkicau

Ketika menjelang burung akan di konteskan, kicauan kenari harus dibatasi untuk memaksimalkan tenaganya dalam suatu kontes. Caranya dengan mengkerodong terus menerus selama 3 hari menjelang hari H, kerodong hanya di buka ketika burung di jemur dan dimandikan pada pagi hari selama 30-60 menit. Dan kerodongnya hanya di buka sebagian untuk menghindari kenari berkicau lantang, setelah penggantian pakan bijian dan pemberian EF. Burung di gantungkan di tempat yang sejuk dan tenang bersama-sama dengan burung Masternya, dan jauhkan jangan sampai mendengar suara kenari lainnya.

Pada sore hari bila cuaca cerah, burung bisa di mandikan lagi dan di jemur. Biar lebih ngotot  saat di konteskan, batas burung dimandikan hanya pada 1 hari menjelang hari H. Pada hari H selama perjalanan menuju tempat kontes burung harus di kerodong menggunakan kerodong yang tidak tembus angin dan begitu sampai di tempat kontes burung bisa di buka kerodongnya sampai burung tersebut mau bunyi lantang, ini bermaksud untuk mengenalkan suasana tempat kontes pada burung tersebut. Kalau burung sudah mau berbunyi lantang, langsung di kerodong lagi dan di gantung di tempat yang sejuk dan usahakan jangan sampai mendengar suara kenari lainnya. Ali Kenari – Kontributor Tabloid Ronggolawe

Ronggolawe-Cara-PemasteranCara Pemasteran bisa dengan cara menempatkan burung master diantara burung kenari yang sedang dimaster (burung kenarinya harus dikerodong)

 

Video Penggunaan Pemakaian Ebod Vit, E-Bodre dan Bio Snot :

 

 

6 comments on «Merawat dan Mempersiapkan Kenari Untuk Lomba»

  1. Thanks information Mr. Ronggolawe

  2. Rete Kebon Kosong says:

    mantappp..

  3. sipzz mantap banget bikin manuk jadi juara

  4. Kang Arief Sr. says:

    Poin kedua…
    Ketika menjelang burung akan di konteskan, kicauan kenari harus dibatasi untuk memaksimalkan tenaganya dalam suatu kontes. Caranya dengan mengkerodong terus menerus selama 3 hari menjelang hari H, kerodong hanya di buka ketika burung di jemur dan dimandikan pada pagi hari selama 30-60 menit. Dan kerodongnya hanya di buka sebagian untuk menghindari kenari berkicau lantang, setelah penggantian pakan bijian dan pemberian EF. Burung di gantungkan di tempat yang sejuk dan tenang bersama-sama dengan burung Masternya, dan jauhkan jangan sampai mendengar suara kenari lainnya. – kl di rumah ada 10 kenari dan rumahnya ga terlalu besar, harus bagaimana? Rasanya tidak mungkin utk tidak mendengar suara kenari lainnya

  5. Ayu Mutih says:

    bro……… gmn mempertahankan burung yg sdh dpt juara agar kwalitasnya semakin gacooor (sedangkan kondisi skrg tdk labil)………..thx bro

  6. Ayu Mutih says:

    bro………gmn mempertahankan burung yg sering juara,biar kwalitasnya semakin mantap dan gacor.(saat ini kondisi lg drop drop alias tdk labil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>